3 Jenis Asuransi Kendaraan dan Tips dalam Memilihnya

3 Jenis Asuransi Kendaraan dan Tips dalam Memilihnya


Jenis Asuransi Kendaraan dan Tips dalam Memilihnya – Memiliki kendaraan roda dua atau empat saat ini sudah dianggap sebagai salah satu hal yang seakan-akan wajib, pasalnya, hampir segala kebutuhan dan kepentingan sehari-hari bisa dipermudah dengan adanya kendaraan, misalnya untuk berangkat kerja, ke sekolah, menuju lahan perkebunan hingga mengunjungi tempat wisata.

Akibatnya, jumlah pengguna kendaraan di Indonesia berkembang pesat tanpa kendali. Bahkan ada di satu rumah yang memiliki dua sampai tiga kendaraan motor, dan dilengkapi dengan mobil, padahal jumlah anggota keluarga hanya ada Orangtua dan dua anak saja.

Dibalik itu semua, nyatanya peningkatan angka kecelakaan lalu lintas motor dan mobil juga meningkat pesat seiring bertambahnya jumlah pengendara.

Kenyataan ini menjadi pelajaran serius bagi kita sebagai pengguna jalan, beserta petugas kepolisian yang mengamankan jalan raya setiap hari.

Sebagai pengguna jalan aktif, selain keselamatan diri yang diutamakan, anda juga pasti menginginkan keselamatan dan keutuhan kendaraan yang anda miliki.

Baca juga : Pengertian Perusahaan Asuransi dan Manfaatnya

Untuk itu, dianjurkan menggunakan Jasa Asuransi Kendaraan Mobil maupun Motor, yang akan melindungi dan berbagi tanggung jawab terhadap segala hal yang terjadi kepada anda saat berkendara maupun kendaraan itu sendiri.

Jenis-jenis Asuransi Kendaraan juga ada beberapa macam yang bisa anda pilih, dan umumnya juga terdapat di semua jasa asuransi di seluruh Indonesia. Nah, bagi kamu yang berminat, ketahui terlebih dahulu tentang beberapa Jenis Asuransi Kendaraan motor dan mobil paling umum. Check this out.

1. Asuransi Total Lost Only (TLO)

Pengertian Total Lost Only adalah Jenis Asuransi yang menanggung secara keseluruhan, yakni kerusahakan kotal terhadap kendaraan. Secara persentasi, Asuransi TLO bisa diklaim saat kerusakan mencapai lebih 75% dari keadaan utuh.

Namun jika kerusakan kendaraan tidak sampai 75%, maka anda tidak akan mendapatkan pertanggungan dari pihak jasa.

Selain itu, Jenis Asuransi TLO juga berlaku bagi pengguna yang kehilangan kendaraannya, atau mengalami kejadian begal maupun kena rampas saat berkendara di jalanan.

Penentuan patokan 75% ini, berkaca dari keadaan mobil setelah mengalami kerusakan, karena sudah dipastikan tidak akan bisa dipakai, digunakan atau dikendarai lagi, sebelum dilakukan perbaikan (Kerusakan Total). Kelebihan Asuransi TLO terletak pada murahnya premi yang dibayarkan.

2. Asuransi All Risk / Comprehensive

Pengertian Asuransi All Risk/Comprehensive adalah jasa asuransi yang berati keseluruhan, dalam artian, perusahaan akan membayar seluruh klaim pengguna saat dia mengalami sesuatu hal pada mobil, baik kerusakan ringan, berat hingga pencurian.

Berbeda jauh dengan TLO yang harus mengalami kerusakan parah baru bisa mengklaim. sedangkan Comprehensive, lecet sedikit saja anda sudah bisa mengajukan klaim dan segera menerima pelayanan dari pihak jasa asuransi yang dipakai.

Baca juga : 5 Kesalahan sebelum Travelling yang bikin Bimbang calon Traveller

Namun, premi yang dibayarkan tentunya lebih mahal jika dibandingkan dengan TLO, karena selain pelayanan secara keseluruhan, kecelakaan atau kerusakan kecil yang ditanggung Comprehensive juga berpeluang lebih sering terjadi.

3. Asuransi Kombinasi

Sesuai dengan namanya, yang berati penggabungan. Ini adalah Jenis Asuransi Kendaraan yang mengkombinasikan TLO dengan All Risk. Segala bentuk kerusakan dan kehilangan yang dialami, bisa ditanggung oleh pihak penyedia Asuransi.

Namun secara teknis, bergantung pada jenis pertanggungan yang diberikan pihak penyelenggara, misalnya : Tahun pertama, pelanggan memilih TLO, sedangkan di tahun kedua, pelanggan tadi beralih ke All Risk.

Atau misalnya begini : Di 2 atau 3 tahun pertama, pelanggan memilih All Risk, namun saat usia mobil memasuki tahun ke-4, dia beralih ke TLO, mengingat usia mobil yang semakin tua dan peluang kerusakan total semakin tinggi.

Tips memilih Asuransi Kendaraan yang Baik dan Benar

Setelah anda menyimak beberapa Jenis Asuransi Kendaraan secara umum di atas, dan anda mulai memiliki minat untuk membagi tanggung jawab dengan para penyedia layanan asuransi.

Nah, dibawah ini adalah beberapa tips dalam memilih layanan asuransi kendaraan agar tidak salah jalan :

1. Perhatikan kondisi mobil

Anda pasti tahu, bahwa beda tahun keluaran / tahun produksi, maka akan berbeda pula biaya yang harus dikeluarkan saat terjadi berbagai Kerusakan. Makanya, karena hal tersebut, layanan asuransi yang dibutuhkan juga akan berbeda pula.

Jika Mobil anda dijadikan mobil rentalan, maka pilihlah All Risk, karena umumnya mobil rentalan rentan rusak seperti lecet, dan kerusakan ringan lainnya.

Sehingga, segala bentuk kejadian yang tidak diingini bisa ditangani dengan seksama oleh pihak penyedia pertanggungan.

2. Mayoritas Kegunaan Kendaraan

Tips memilih Asuransi Kendaraan yang kedua yakni, menentukan dimana dan bagaimana penggunaan kendaraan secara mayoritas.

Setiap pemilik pasti memanfaatkan untuk berbagai keperluan, namun pasti ada secara garis besarnya.

Misalnya, jika kendaraan anda setiap hari menempuh jalan bebatuan, banyak lobang dan masuk ke pedalaman-pedalaman, maka pilihlah All Risk.

Rekomendasi : Asuransi Kendaraan MSIG, Berkendara Tanpa Cemas

Tapi jika keseharian melewati jalan-jalan yang sepi dan renggang, yang peluang tindak kriminalnya tinggi, maka pilihlah TLO.

3. Menyesuaikan Pendapatan dengan tingkat Premi

Saat anda menggunakan jasa Asuransi, maka anda wajib membayar iuran atau premi dengan skala waktu yang ditentukan.

Untuk itu, pertimbangkan terlebih dahulu seberapa bisanya dana yang akan dialokasikan untuk iuran, yang tentunya di luar kebutuhan pokok anda.

Usahakan untuk tidak sampai menunggak, karena anda tidak akan lagi mendapatkan pelayanan dari pihak asuransi tersebut, sehingga berpeluang putusnya kerja sama anda dengan pihak penyedia layanan.

4. Cek Kredibilitas Perusahaan

Cara memilih asuransi kendaraan berikutnya adalah dengan menganalisa dan memperhatikan kredibilitas dari perusahaan asuransi, sebelum memutuskan untuk membeli. Karena tidak semua layanan jasa seperti ini selalu bisa dipercaya sepenuhnya.

Salah satu caranya yakni dengan bertanya kepada rekan atau orang lain, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan perusahaan yang hendak anda tuju.

Tanyakan bagaimana pelayanan, kinerja serta keseriusan mereka dalam menanggapi segala bentuk keluhan yang timbul.

Untuk lebih mudahnya, silakan kunjungi website-website resmi perusahaan tersebut. Biasanya, disana akan terdapat Menu / Tab tentang kumpulan Testimoni dari para pelanggan (jika ada).

5. Kenali Produk dan Fitur yang ditawarkan

Ada beberapa layanan tambahan diluar layanan utama, yang umumnya berbeda antara satu perusahaan dengan yang lain.

Layanan tersebut seperti fasilitas mobil derek, pengadaan mobil pengganti, mobil ambulans, hotline service, dan sebagainya.

Meskipun terdengar tidak begitu penting, namun kita tidak akan pernah tahu kendala apa yang nantinya akan terjadi, dan bisa saja membutuhkan layanan-layanan tambahan tersebut.

Baca juga : Inilah Fakta Pentingnya Asuransi Perjalanan bagi Traveler

Penutup

Saat ini, hampir keseluruhan Perusahaan Asuransi Mobil dan Motor telah Go Online. Artinya, tidak ada kata susah atau rumit lagi dalam soal kepengurusan, dan anda juga tidak perlu ribet-ribet harus mengunjungi kantor pusat atau cabang dari jasa penyedia asuransi yang hendak dibeli.

Demikianlah, 3 Jenis Asuransi Kendaraan di Indonesia beserta Tips dalam memilihnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda, serta menjadi referensi tambahan sebelum menggunakan jasa garansi kendaraan kesayangan anda. Terima kasih.

Tinggalkan komentar