7 Ciri Kelompok Sosial di Masyarakat

Ciri Kelompok Sosial di Masyarakat


Ciri-ciri Kelompok Sosial dalam Masyarakat – Seperti yang kita tahu, Pengertian Kelompok Sosial adalah satuan dari beberapa inpidu yang tergabung dalam sebuah hubungan tertentu, yang memiliki misi, pemikiran dan maksud yang sama, dalam rangka mencapai tujuan kelompok sosial itu sendiri.

Ciri-ciri Kelompok Sosial umumnya sangat banyak, begitu juga dengan jenis dan tujuan yang beragam. Pembahasan tentang ini sebenarnya telah saya ulas secara tuntas pada artikel : Pengertian Kelompok Sosial, yang telah diposting sebelumnya.

Contoh Kelompok Sosial yang bisa ditemukan disekitar kita adalah Kelompok Pendidikan, Instansi, Perusahaan, Lembaga sosial dan sebagainya. Kali ini, saya akan coba menjabarkan untuk anda tentang beberapa Karakteristik Kelompok Sosial.

Beberapa Ciri-ciri Kelompok Sosial antara lain adalah mempunyai kesadaran, adanya komunikasi timbal balik, kesamaan pola perilaku, nasib dan pemikiran, serta memiliki sebuah sistem juga berjalan dengan terstruktur.

Nah, berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai Ciri Kelompok sosial di masyarakat :

1. Rasa Sadar

Setiap inpidu yang tergabung di dalam suatu kelompok, pasti memiliki rasa sadar secara sendirinya, bahwa dia adalah bagian dari sebuah perkumpulan.

Kesadaran ini akan membantu untuk menyesuaikan pemikiran dengan yang lain. Antara satu dengan yang lainnya akan perlahan saling berorientasi dan beradaptasi.

Tujuannya yakni demi Menempatkan diri dalam sebuah kesadaran terhadap kelompok yang diikuti.

Selain itu, proses orientasi dan adaptasi akan menciptakan pengakuan dari anggota kelompok lain akan kehadian anda didalamnya. Sehingga proses penyatuan pemikiran, ide, gagasan dan argumen akan terjalin dengan mudah.

2. Adanya Timbal Balik

Timbal balik yang dimaksud adalah dalam hal komunikasi, misalnya merumuskan masalah, mencari titik terang dari suatu persoalan dan upaya pencapaian tujuan lainnya, baik dari anggota ke kelompok, begitu juga sebaiknya.

Feedback ini bersifat mutualisme, artinya antar inpidu-inpidu didalamnya punya keterkaitan dan ikatan batin yang kuat, sehingga mereka bisa saling memberi masukan yang sama-sama bermanfaat satu sama lain.

Hal ini sangat berguna bagi pencapaian semua tujuan didalamnya, karena kesamaan visi, misi dan proses pemecahan masalah yang berhubungan erat dengan komunikasi yang baik.

Baca juga : 4 Jenis Arah Komunikasi yang Baik

3. Kesamaan Pola Perilaku

Setiap orang yang bergabung dengan sebuah kelompok pasti datang dari kalangan yang beragam, mulai dari sifat, karakter, ekonomi, watak, akademik dan jenis kelamin, sehingga menganut pola perilaku yang Berbeda-beda pula.

Setelah bergabung, antar satu sama lain akan membentuk sebuah pola perilaku yang khusus. Salah satu pencerminannya didasarkan pada ciri khas kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tersebut.

Itulah alasan mengapa sebuah kelompok sosial diperlukan adanya upaya pengontrollan yang berjalan beriringan dan tetap aktif. Sehingga dibutuhkan yang namanya seorang pemimpin atau pemandu kelompok.

4. Memiliki Sistem Khusus

Sebuah sistem hadir dalam kelompok dikarenakan pengaruh dari kinerja semua anggota. Sistem adalah sekumpulan unsur yang ada pada sebuah kesatuan keseluruhan, yang bertujuan menghasilkan output sesuai perencanaan.

Itulah mengapa semua anggota kelompok wajib menjaga sistem yang diciptakan, dan dianut selama dia ada di kelompok tersebut. Contoh sistem yang dimaksud antara lain adalah sistem keanggotaan, keuangan, nilai dan norma.

Baca juga : Pengertian Berita HOAX

5. Adanya Struktur Sosial

Dengan adanya Struktur, perjalanan kelompok sosial tersebut akan berfungsi menjaga, merawat, melindungi dan menyeimbangkan semua elemen, dalam rangka memajukan dan menjaga kelangsungan kelompok sosial itu sendiri.

Selain itu, Struktur Sosial juga akan menciptakan sebuah pembeda antara tanggung jawab dan wewenang, sehingga tiap-tiap anggota punya batasan aktivitas masing-masing dalam kelompok tersebut.

6. Asanya Nilai dan Norma

Setiap kelompok yang telah lama beredar di suatu lingkungan masyarakat, pasti sudah menerapkan nilai dan norma didalamnya, dimana semua itu harus dipatuhi, dijalankan dan dipelihara oleh setiap anggota grup.

Aturan nilai dan norma tersebut juga tidak ditetapkan sembarangan, terlebih dahulu dilakukan musyawarah untuk mendapatkan keputusan valid dari semua anggota kelompok, Sehingga bisa disetujui dan dijalankan bersama.

Baca juga : Pengertian Hak dan Kewajiban

7. Memiliki Masalah dan Tujuan Bersama

Ciri-ciri Kelompok Sosial yang terakhir adalah, didalamnya terdapat masalah dan tujuan yang sama antara tiap inpidu. Kesamaan masalah inilah yang menjadi salah satu Penyebab terbentuknya kelompok-kelompok di masyarakat.

Misalnya kelompok para petani, yang hendak mengairkan aliran anak sungai ke sawah mereka. Tentu dibutuhkan kerjasama supaya pekerjaan cepat selesai dan sawah mereka mulai segera dialiri air yang cukup.

Dengan didorong tujuan yang sama, masalah tersesebut pun bisa selesai dengan cepat karena dilakukan secara bergotong royong. Itulah manfaat pengelompokan yang terjadi berlandaskan problem dan goal yang sama.
__________________

Penutup

Demikianlah, 7 Ciri-ciri Kelompok Sosial di Masyarakat. Semoga bisa menambah wawasan anda mengenai Pengertian dan Karakteristik Kelompok Sosial. Jangan lupa baca juga artikel lainnya.

Rekomendasi Artikel :

Tinggalkan komentar