Cara menyusun rencana dan anggaran penjualan pada perusahaan

1 min read

Cara menyusun rencana dan anggaran penjualan pada perusahaan – Menyusun rencana dan anggaran penjualan dalam sebuah perusahaan merupakan langkah pertama pada perencanaan penjualan.

Keberhasilan kegiatan penjualan sangat dipengaruhi oleh berhasilnya manajer dan rekan/anak buahnya dalam menyiapkan rencana dan anggaran penjualan tersebut.

Cara menyusun rencana dan anggaran penjualan pada perusahaan
Cara menyusun rencana dan anggaran penjualan pada perusahaan

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh manajer penjualan dalam perusahaan adalah, rencana dan anggaran penjualan harus sesuai dengan rencana usaha perusahaan (Corporate Business Plan) dan Rencana Pemasaran (Corporate Marketing Plan).
 

Rencana dan anggaran penjualan yang tidak mengikuti dua poin diatas akan berjalan tidak mulus atau sulit untuk dilaksanakan. Mendapatkan persetujuan dari manajemen penjualan terkait rencana dan anggaran penjualan yang tidak mempedomani dua poin diatas akan sulit juga.

Berikut ini adalah cara menyusun rencana dan anggaran penjualan bagi perusahaan yang terdiri dari beberapa poin, yakni sebagai berikut.

1. Menganalisis perkembangan lingkungan bisnis ekstern perusahaan. Ini adalah langkah utama yang harus dilakukan sebelum memulai penjualan. Menyurvei bagaimana kondisi pasar, ekonomi pemakai hingga menjelajahi setiap sudut pasar untuk menemukan area potensial terhadap produk perusahaan yang akan kita tawarkan.

2. Menganalisis kekuatan dan kelemahan perusahaan. Selidiki terlebih dahulu seberapa kuat dan seberapa tertinggalnya perusahaan kita di mata saingan. Dari sini kita bisa mengetahui seperti apa produk kita nantinya di mata konsumen dan memperbaiki jika nyatanya kita mengalami kendala dalam usaha kegiatan pemasaran produk.

3. Menyusun tujuan penjualan jangka pendek dan menengah yang ingin dicapai perusahaan. Diskusikan apa goal dari kegiatan penjualan yang akan dilakukan ini dengan rekan dan manajemen penjualan perusahaan. Temukan kesimpulan agar kegiatan berjalan dengan lancar sesuai rencana.

4. Menyusun strategi yang diperlukan untuk menggapai tujuan tersebut. Yang dimaksut dengan strategi disini adalah segala sesuatu yang dilakukan dan telah direncanakan sebelum terjun ke pasar. Misalnya seperti menawarkan diskon yang menarik kepada para konsumen dan distributor, menyelenggarakan program pengiklanan yang efektif untuk menunjang keberhasilan penjualan produk lama dan baru serta menawarkan harga yang kompetitif pada pasar.

5. Menyusun anggaran penjualan. Yaitu rencana pengeluaran yang benar-benar diperlukan dalam rangka melaksanakan kegiatan penjualan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

6. Memonitori atau mengawasi seberapa jauh tujuan penjualan yang direncanakan telah tercapai. Jumlah pengeluaran diusahakan se-efisien mungkin alias tidak jauh menyimpang dari anggaran yang direncanakan.
Itulah 6 poin utama dalam menyusun rencana dan anggaran penjualan pada sebuah perusahaan. Poin-poin diatas sebenarnya sudah bersifat umum dan tidak jarang juga kita dengar.
Bahkan jika ada pembaca yang bekerja pada pisi penjualan pada sebuah perusahaan, tentu saja dia sangat menguasai teori-teori diatas.



Catatan Kaki :

1. Aminar Sutra Dewi, SE., M.Si

(Dosen Manajemen Penjualan di Kampus Saya)

2. http://marketing-insider.eu (Sumber Gambar)

11 Kesalahan dalam Berinvestasi yang Paling Umum Terjadi

Kesalahan dalam berinvestasi – Sebelumnya saya telah membahas mengenai Hal yang harus dilakukan sebelum berinvestasi, Pada kesempatan ini, saya akan membahas mengenai Beberapa kesalahan...
Doni
3 min read

10 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berinvestasi bagi Pemula

Hal yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi – Dalam dunia bisnis, Pengertian Investasi sering didefinisikan sebagai Penanaman modal atau saham yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan berlipat...
Doni
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *