Pengertian Ablasi, Abrasi, Deflasi, Korosi Eksarasi dan Perbedaan

Pengertian Ablasi dan Abrasi

Pengertian Ablasi, Abrasi, Deflasi, Korosi dan Eksarasi

Dalam ilmu Pendidikan Geografi, kita mengenal beberapa istilah Erosi, yang terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya adalah Ablasi, Deflasi, Korosi, Abrasi dan Eksarasi. Nah, kali ini, Rapikan akan menjelaskan semua itu.

1. Ablasi

Pengertian Ablasi adalah kikisan yang terjadi secara langsung dan terus-menerus, oleh faktor tenaga alam, diantaranya air dan angin.

Definisi Erosi Ablasi merupakan fenomena alam yang mengubah suatu keadaan bentuk alam, dalam skala kecil, namun sifatnya berkelanjutan hingga akhirnya menjadi besar.

Sederhananya, Arti Ablasi adalah hasil kikisan air dan angin terhadap tanah, bebatuan maupun material-material alam diatasnya. Sehingga, sifatnya berarti mengubah suatu hal menjadi berbeda.

Contoh Ablasi yang paling sering kita temukan antara lain adalah, sungai-sungai yang membentuk aliran secara bertahap dengan sendirinya, tebing sungai yang diterpa air, hingga meander

Ablasi juga sering kita temukan saat atau selepas hujan deras, yakni adanya air yang membentuk parit-parit di permukaan tanah, baik di halaman rumah maupun di kebun-kebun.

Beberapa Penyebab Ablasi antara lain adalah :
  • Adanya tenaga air yang menimpa material bagian permukaan bumi
  • Air yang bergerak terus-menerus, misalnys tebing di tepi sungai yang selalu dilewati air, sehingga membentuk lubang yang melengkung ke dalam seperti lorong, namun memanjang mengikuti pola aliran sungai
  • Sifat air yang mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, sehingga memaksa terbentuknya aliran air yang mengikis tanah.

2. Abrasi

Sederhananya, Pengertian Abrasi adalah kikisan atau Erosi yang disebabkan oleh air laut, yang mengikis bibir pantai secara terus-menerus dan sifatnya sangat merusak.

Kenapa? Karena bila Abrasi (disebut juga : Erosi Pantai) terus dibiarkan, maka dampaknya akan terlihat terhadap menipisnya bibir pantai yang setiap waktu dihempas dan akhirnya terkikis oleh air laut.

Contoh Abrasi bisa dilihat pada hampir dari keseluruhan pantai di Indonesia. Penyebab Abrasi sebenarnya adalah faktor alami. Namun tidak lepas juga dari tangan-tangan manusia. 

Salah satu Cara mencegah Abrasi adalah dengan menanam hutan Mangrove di sekitar bibir pantai, serta memelihara keberadaan terumbu karang dari para perusak yakni manusia.

3. Deflasi

Secara sederhana, Pengertian Deflasi adalah erosi yang disebabkan oleh tenaga angin, yang memindahkan suatu material kecil dan ringan, dari satu tempat ke tempat lain.

Arti Deflasi juga disebut sebagai Erosi Angin. Dalam ilmu Ekonomi, kita mengenal Definisi Deflasi dalam artian yang berbeda, yakni fenomena harga produk yang jatuh dan nilai uang bertambah. 

Proses terbentuknya deflasi adalah butiran berbentuk pasir, misalnya vulkanik hasil erupsi, yang terbawa oleh arus aliran air. Lama-kelamaan, material tersebut akan terseret hingga ke muara dan sampai ke laut. 

Kemudian, material tersebut akan tersaring dan terhempas ke bibir pantai. Karena pengaruh air laut yang pasang-surut, akhirnya material itu mengendap dan mengering di pantai.

Karena sifatnya sudah kering, dia akan dengan mudah terbawa oleh angin, sehingga terakumulasi menjadi Gumuk (jawa : bukit pasir) di belahan daerah-daerah pesisir. Contoh Gumuk di Indonesia bisa anda temukan di Parangtritis, Yogyakarta.

4. Korosi 

Pengertian Korosi dalam Geografi adalah proses pengikisan bebatuan akibat erosi oleh terpaan / tabrakan angin secara terus-menerus. Sehingga akan mengalami pelapukan dan membentuk motif-motif baru yang unik terhadal objek yang ditimpa.

Secara sederhana, Proses terbentuknya Korosi adalah : Angin mengangkut material pasir / vulkanik hasil erupsi > kemudian menabrak material keras seperti batu > berlangsung dalam waktu lama > terjadi perubahan bentuk terhadal material yang dihantamnya.

Contoh Korosi dalam Geograsi bisa anda temukan pada Batu Jamur dan Butte, mesa. Fenomena Korosi akan lebih sering terjadi pada belahan bumi yang jarang tertimpa hujan. 

5. Eksarasi

Eksarasi merupakan fenomena alam yang sering terjadi di daerah pegunungan es, puncak bersalju dan tempat-tempat dengan suhu dingin lainnya di dunia.

Pengertian Eksarasi adalah hasil dari erosi yang berupa pengikisan material yang dilewati oleh mencairnya es. Sehingga aliran air es yang dibawanya akan menimpa dan kemudian mengikis material alam yang dilewatinya.

Contoh Eksarasi adalah Moraine, yakni bentukan oleh bagian depan sungai es yang bergerak maju. Dampak Eksarasi paling fatal bahkan bisa menyebabkan banjir besar.

Penutup

Nah, demikianlah ulasan kali ini tentang Ilmu Geografi, mengenai Pengertian Ablasi, Abrasi, Deflasi, Korosi dan Eksarasi beserta Penyebab dan Contoh contohnya di sekitar kita. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Baca juga Artikel mengenai Pendidikan Geografi Lainnya :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel