Pengertian CEO, OWNER, FOUNDER, CO-FOUNDER dan Perbedaannya

Pengertian ceo dan founder serta perbedaannya

Saat membaca judul di atas, saya yakin bahwa anda tidak asing lagi dengan istilah dari sebutan-sebutan yang tertera. Lagipula, pemehaman mengenai konsep-konsepnya juga pastinya anda sudah tahu. Yang jadi masalah adalah mengenai Pengertian CEO, OWNER, FOUNDER dan CO-FOUNDER ini.

Nah, pada artikel kali ini, Rapikan.com akan menjelaskan secara lengkap mengenai pengertiannya masing-masing, serta perbedaan CEO dengan OWNER dan juga dengan Founder dan CO-Founder. Simak ulasan di bawah ini sampai selesai, agar nantinya tidak salah dalam memahami istilah dalam kepemimpinan ini.

1. Pengertian CEO

Sederhananya, Pengertian CEO adalah orang yang dipercaya dan diberi kewenangan lebih untuk mengendalikan dan mengontrol jalannya sebuah perusahaan. Kepanjangan CEO adalah Chief Executive Officer. Baru tahu kan ?

Nah, untuk mempermudah dalam pengucapan, orang-orang juga sering menyebut CEO sebagai kepala / pemimpin / direktur suatu perusahaan, dia diangkat oleh Dewan Komisaris dengan siklus umum jabatan kisaran 5-10 tahun.

Dalam menjalankan tugasnya, dengan segenap kewenangan dan tanggung jawab yang dipikul, tentunya seorang CEO tidak akan sanggup melakukan semuanya seorang diri. Dia akan dibantu oleh wakil.

Wakil disini pun jenisnya juga berbeda-beda, tergantung dalam hal apa ia dibutuhkan. Umumnya, wakil direktur dikelompokkan menjadi 4 bagian, yakni CMO, CFO, COO dan CTO :
  • CMO (Credit Marketing Officer) : Orang yang diberi tugas dalam mengepalai mengenai Pemasaran / marketing
  • CFO (Chief financial officer) : yaitu orang bertanggung jawab dalam mengendalikan perkara keuangan
  • COO (Chief Operating Officer) : adalah wakil yang berfungsi sebagai pengendali operasional di internal perusahaan
  • CTO (Chief Technology Officer) : yaitu orang yang diberi kewenangan dalam bidang teknologi dan informasi dalam sebuah instansi.

Sebuah perusahaan tentunya memiliki tujuan-tujuan yang akan dicapai, baik jangka pendek dengan skala waktu tertentu, maupun jangka panjang. Disinilah tugas CEO dituntut untuk mampu sebenar-benarnya memimpin.

Direktur perusahaan harus mampu mengendalikan seluruh aspek dan elemen dalam organisasi, menumbuhkan semangat dan jiwa kerja keras para bawahan, serta memberikan suntikan motivasi-motivasi kepada mereka.

Selain itu, dalam hal perekrutan dan pemberhentian SDA pun sejatinya ada pada peran CEO dlam Organisasi, meskipun sepenuhnya dijalankan oleh seorang HRD (Human Resource Departement), namun kekuasaan ada pada tangan kepala Direktur.

Fungsi CEO berikutnya yang paling inti adalah membentuk tim yang solid, saling bekerja sama dan kompak di dalam organisasi. Dia juga diharuskan untuk ahli dalam menentukan posisi seorang SDA, sehingga keahlian yang ada bisa teraplikasikan dengan baik.

Itulah mengapa, dari beberapa tanggung jawab berat tersebut, Dewan Komisaris tidak akan sembarangan dalam memilih seorang CEO, banyak pertimbangan yang harus dilalui terlebih dahulu, karena menyangkut hampir keseluruhan elemen dalam perusahaan.

Baca juga :

2. Pengertian OWNER

Arti kata Owner yaitu Pemilik (Bahasa Inggris). Pengertian Owner adalah orang / kelompok pendiri dari sebuah usaha atau perusahaan. Owner bisa berupa individu, namun ada pula sistem pemilik saham (investor).

Untuk yang individu, berarti dia adalah pemilik tunggal dari usaha tersebut, baik skala kecil maupun besar. Sedangkan dengan sistem investor, siapapun yang memiliki saham adalah Owner.

Namun bila salah satu investor menjual saham miliknya secara keseluruhan, otomatis dia keluar dan tidak dianggap Owner lagi. Contohnya adalah Perusahaan Djarum milik Keluarga Hartono dan Bakrie Group.

3. Pengertian FOUNDER

Masih diambil dari bahasa Inggris, arti kata Founder adalah Penemu (sederhananya). Sedangkan pengertian Founder adalah orang yang menemukan / mengemukakan ide dan gagasan terhadap sebuah usaha bisnis yang tercipta.

FOUNDER Dinobatkan sebagai orang yang telah mendirikan sebuah perusahaan, melalui ide dan gagasan pribadinya. Dalam implementasinya, Founder juga bisa m menjadi seorang CEO di Organisasi tersebut.

Contoh Founder sukses yang menjadi panutan dan inspirasi banyak orang di dunia adalah Mark Zuckerberg (pendiri Facebook), CEO sekaligus Founder hingga kini. Founder juga bisa bersifat kelompok.

4. Pengertian CO-FOUNDER

CO-FOUNDER adalah orang yang ada dibalik Founder. Bisa dikatakan, dia adalah pembantu sekaligus rekan pertama saat si Founder mendirikan usahannya. CO biasanya bersifat lebih dari 1 orang.

Sebagai contoh adalah Saat Mark Zuckerberg (FOUNDER) yang mendirikan Facebook di garasi mobil di rumahnya, dia dibantu oleh 4 orang temannya yakni Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes (sebagai CO-FOUNDER).

Baca juga : Pengertian Profesi, Profesional dan Profesionalisme

Penutup

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Pengertian CEO, OWNER, FOUNDER dan CO-FOUNDER beserta perbedaannya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel