Penelitian Eksploratif: Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh Penelitian Eksploratori

Penelitian Eksploratif: Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh Penelitian Eksploratori


Pengertian Penelitian Eksploratif

Apa itu Eksploratif? Pengertian Penelitian eksploratif adalah termasuk dalam jenis penelitian sosial yang bertujuan untuk memberikan arti / definisi dan penjelasan mengenai konsep maupun pola yang digunakan dalam penelitian itu sendiri.

Menurut Kotler (2006), menyatakan bahwa penelitian eksploratori adalah salah satu pendekatan penelitian yang digunakan untukmeneliti sesuatu (yang menarik perhatian) yang belum diketahui,belum dipahami, atau belum dikenali dengan baik.
Dalam penelitian eksploratif ini, yang meneliti belum memiliki gambaran tentang definisi atau konsep penelitian. Peneliti akan mengajukan what untuk menggali informasi lebih dalam lagi.

Sifat dari penelitian ini adalah kreatif, fleksibel, terbuka, dan semua hal yang dianggap penting sebagai sumber informasi.

Tujuan penelitian eksploratif adalah untuk menjadikan topik baru lebih dikenal oleh masyarakat luas, memberikan gambaran dasar mengenai topik bahasan, menggeneralisasi gagasan dan mengembangkan teori yang bersifat tentatif.

Selain itu, juga untuk membuka kemungkinan akan diadakannya penelitian lanjutan terhadap topik yang dibahas, serta menentukan teknik dan arah yang akan digunakan dalam penelitian berikutnya.
Secara umum, Pengertian Penelitian Eksploratif adalah kegiatan dalam melakukan suatu penganalisaan yang dalam, tentang sesuatu pengetahuan baru, yang sebelumnya belum pernah ada.

Contoh Penelitian Eksploratif

  • Meneliti Sistem tukar-menukar barang di pedalaman suku Badui yang terdapat di tengah hutan Jambi Sumatera.
  • Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari dalam metode penelitian eksploratif ini adalah, menganalisa tentang kebiasaan laki-laki dan perempuan terhadap posisi duduk di kelas, lalu menyimpulkan mana yang cenderung duduk di barisan paling depan.

Ciri-ciri Penelitian Eksploratif

  • Mengeksplorasi (menggali) topik yang sama sekali baru, ditandai dengan masih sedikitnya tulisan yang dihasilkan mengenai topik ini
  • Mengajukan pertanyaan “WHAT”
  • Kreatif, Fleksibel, dan terbuka dalam mencari sumber data
  • Aturan dan tahapan penelitian tidak pasti
  • Umumnya banyak memakan waktu dan biaya
Baca juga : Pengertian Animisme dan Dinamisme

Tujuan Penelitian Eksploratif

Selain mengedepankan hal-hal yang akan membudaya di tengah masyarakat, berikut tujuan lengkap dari penelitian ini :
  • Menjadikan sebuah topik yang baru lebih dikenal oleh masyarakat luas
  • Mengembangkan gambaran dasar mengenai topik yang sedang dibahas
  • Menggeneralisasi beberapa gagasan dan mengembangkan teori yang bersifat tentatif
  • Membuka kemungkinan diadakannya penelitian lanjutan mengenai topik yang sedang dibahas
  • Memformulasikan pertanyaan dan menjelaskan kembali sebuah topik, sehingga menjadi lebih sistematik untuk dimengerti
  • Mengembangkan teknik dan arah untuk penelitian selanjutnya

Perbedaan Penelitian Eksploratif dan Deskriptif

Ada 2 hal yang membedakan, yakni :

1. Objek yang diteliti

Pada Eksploratif, sosok yang diteliti masih belum jelas. Sedangkan Pada penelitian deskriptif, sosok sesuatuyang akan diteliti sudah jelas, tapi sifat dankeadaannya yang belum diketahui sehingga perludipaparkan.

2. Dari segi Desainnya

Pada Penelitian eksploratori, tata cara atau langkah-langkah penelitiannya tidak terstruktur-baku seperti penelitian deskriptif, dan jauh lebih luwes, sertadapat diubah-ubah sesuai situasi pula.

Baca juga : Pengertian Penyakit Sosial
__________

Nah, itulah tadi sedikit tentang Penjelasan mengenai Penelitian Eksploratif, mulai dari Pengertian, ciri-ciri, tujuan, perbedaan dan Contoh Penelitian Eksploratif. Semoga bisa menambah wawasan dan terima kasih.

Selanjutnya : Penelitian Kuantitatif

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel