10 Cara Melayani Konsumen yang Baik dan Benar untuk Meningkatkan Laba Usaha

Cara melayani pembeli

Cara Melayani Konsumen untuk meningkatkan Angka Penjualan dan Mendapatkan Pelanggan Setia

Dalam proses berdagang, melayani pelanggan dengan baik termasuk salah satu kunci sukses dalam meraih laba yang besar. Banyak pebisnis legendaris telah membuktikan dalam perjalanan mereka merintis usaha, dan mengakui bahwa Pelayanan yang disukai pelanggan menjadi tolok ukur usaha yang sukses, termasuklah Cara Menyapa Pelanggan.

Cara Melayani pelanggan toko bukan hanya sekedar memberikan apa yang mereka inginkan, banyak hal yang masih harus diperhatikan lagi. Karena sejatinya, setiap pelanggan punya watak yang berbeda-beda saat datang ke toko anda.

Namun yang pasti, gaya pelayanan yang tidak disukai konsumen pastinya memberikan efek buruk, mulai dari kekalahan telak atas Kompetitor, peraihan laba yang semakin meminim, pelanggan setia yang lari hingga kebangkrutan.
Maka, disini saya akan coba mengulas beberapa Cara / Gaya Pelayanan yang Disukai dan disenangi Pelanggan untuk tetap mempertahankan loyalitas serta pilihan mereka agar tetap setia dengan produk-produk anda. Berikut ulasannya.

1. Mengucapkan Terima Kasih

Memang terkesan sepele, namun percayalah, walaupun hanya sekadar mengucapkan terima kasih, pelanggan yang datang akan merasa dihormati dan memberikan sinyal ke mereka bahwa anda sangat membutuhkan mereka.

Jika anda lupa mengucapkan ini sebelum pelanggan pergi, bisa-bisa pelanggan tadi akan merasa seperti orang hanya membeli dan tidak diharapkan datang lagi. Padahal, pelanggan setia adalah orang yang secara tidak langsung akan selalu mensupport usaha anda.

2. Gesit dalam melayani

Cara melayani pelanggan selanjutnya adalah sigap dan gesit. Saat konsumen menginginkan apa yang mereka butuhkan bisa dipenuhi dengan cepat. Saat seseorang menginjungi toko / lapak anda, berikan pelayanan yang gesit, cekatan dan cepat, supaya pelanggan merasa puas tanpa harus menunggu lama.
Jika toko anda termasuk kategori yang selalu ramai, tidak ada salahnya untuk mempekerjakan satu atau dua karyawan. Lebih baik menggaji pembantu dalam berdagang daripada harus kehilangan pelanggan tetap yang sudah lama.

3. Menghargai Mereka saat Toko hendak Tutup

Saat toko hendak ditutup sejenak, misalnya sewaktu senja atau larut malam, bisa saja pelanggan datang ingin membeli sesuatu. Nah, umumnya, pemilik-pemilik toko akan sedikit cemberut dan kurang bersahabat.

Wajar saja, karena waktu yang panjang di siang hari malah tidak dimanfaatkan oleh pelanggan. Namun sebagai pemilik kita juga harus tahu, karena kebutuhan seseorang itu terkadang bersifat mendadak.

Layani pelanggan dengan baik, berikan apa yang mereka pinta tanpa harus membuang muka, memasang wajah kurang bersahabat maupun menciptakan susasana kurang asyik.

4. Menghargai kedatangan konsumen

Cara yang baik melayani pelanggan berikutnya adalah menghargai kedatangan mereka ke toko anda. Saat mereka masuk, bergegaslah untuk menyusul dia, tanyakan dan layani dengan maksimal.
Bayangkan ketika mereka datang, anda malah sibuk dengan gadget ataupun menonton televisi. Bisa-bisa mereka merasa ilfil karena ulah / sikap anda tersebut. Maka mindset negatif akan tumbuh dalam penilaian terhadap usaha anda kedepannya.

5. Selalu Ceria

Dalam melayani pelanggan, selalu pasang wajah yang ceria, semangat dan bersahabat. Hal ini akan menciptakan suasana hangat dan ramah. Anda dan mereka akan langsung bisa mencairkan suasana toko secara positif.
Jangan pernah pasang wajah yang murung dan cemberut. Jikapun ada masalah yang sedang melanda, jangan perlihatkan saat melayani mereka.

6. Ramah

Pelayanan yang disukai pelanggan berikutnya yaitu ramah. Jangan permah memarahi apalagi sampai membentak. Siapa juga orang yang senang saat hendak membeli sesuatu malah menerima bentak-bentakan dari pemilik toko.

7. Tanggapi keluhan mereka

Tidak semua jenis produk akan diterima dengan baik oleh pembeli, pasti ada beberapa dari mereka yang merasa kurang puas sehingga memberikan kritikan dan keluhan langsung kepada anda.

Untuk itu, jangan lalai dari hal ini. Terima, temukan dan pecahkan masalah yang menyangkut dengan keluhan mereka. Setelah diperbaiki, hubungi mereka lagi dan katakan bahwa semuanya sudah diperbaiki.
Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan mereka yang sempat memudar karena menemukan kekurangan pada produk anda. Jika kamu hanya diam dan tidak berusaha memperbaiki, besar kemungkinan anda akan kehilangan pelanggan yang banyak.

8. Penjaminan kualitas produk

Cara Melayani pembeli berikutnya yaitu memberikan penjaminan kualitas atas produk yang kamu perdagangkan. Tujuannya adalah meyakinkan mereka bahwa produk kamu benar-benar layak dan bisa dimanfaatkan dengan baik.
Salah satu caranya yakni dengan memberikan garansi dalam jangka waktu tertentu. Efeknya, jika dalam waktu yang ditetapkan produk kamu tidak mengalami masalah, maka kamu akan mendapatkan testimoni dari mereka, sehingga mampu mendongkrak pupularitas usaha anda.

9. Spesifikasi = Realita

Metode pelayanan pelanggan berikutnya yakni jujur. Jujur kepada konsumen dengan menyajikan spesifikasi yang tidak sembarangan, alias sangat sesuai dengan realita dari produk tersebut.

Hal ini sering menjadi blunder dalam transaksi jual beli, termasuk Bisnis Online. Banyak pelanggan merasa kecewa karena yang mereka beli berbeda jauh dengan apa yang terlihat pada caption produk. Untuk itu, anda harus memperhatikan ini.

10. Meminta Kontak mereka

Strategi Pelayanan Konsumen yang terakhir adalah dengan meminta kontak agar bisa menghubungi mereka. Tidak bermaksud apa-apa, hanya supaya bisa menghubungi pelanggan jika ada keluhan, ataupun memberitahukan produk-produk baru.

Metode ini juga akan mendukung mereka jika seandainya memiliki keluhan, sehingga tidak susah-susah lagi saat ingin mengunjungi anda di lain waktu.

Baca : 10 Cara mendapatkan Pelanggan Setia
Demikianlah, 10 Cara melayani Konsumen yang baik dan benar dalam penjualan produk. Semoga Bermaanfaat dan terima kasih.
Referensi Tambahan:
https://www.google.com/amp/s/www.entrepreneur.com/amphtml/282364

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel