Hindari 8 Kesalahan ini saat Menulis Surat Lamaran Pekerjaan

Kesalahan dalam menulis lamaran pekerjaan kerap terjadi di kalangan para pelamar. Penyebab utamanya adalah sang pelamar yang tidak benar-benar memperhatikan setiap poin dan langkah-Langkah menulis Surat lamaran yang benar. Akhirnya, peluang untuk diterima dan beralih ke tahap berikutnya menjadi sangat kecil.

Kesalahan saat Menulis Surat Lamaran Pekerjaan
Kesalahan saat Menulis Surat Lamaran Pekerjaan
Walaupun hanya sebatas Surat Lamaran saja, tapi tahap ini tidak boleh disepelekan. Pasalnya, kegagalan para pelamar juga banyak yang disebabkan oleh kesalahan-kesalahan saat menulis surat lamaran ini. Karena, hal pertama yang diterima dan dilihat Kepala HRD maupun Perusahaan adalah Surat permohonan kerja dan CV (Curriculum Vitae) yang kamu ajukan.

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dan harus dihindari saat Membuat Surat Lamaran Kerja

Untuk itu, perlu kiranya memperhatikan dengan seksama dan mengenali Kesalahan dalam menulis surat lamaran pekerjaan, supaya tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan permohonan kerja ditolak, dan diantaranya adalah 8 hal dibawah ini. Silahkan disimak dan dipahami.

1. Membuat CV (Curriculum Vitae) Menarik

Menulis dan mendiskripsikan diri sendiri di dalam CV tidak boleh dibuat sembarangan saja, ada aturan-aturan yang harus diterapkan. Ini termasuk tahap yang sering disepelekan dan akhirnya menjadi sebuah kesalahan awal dan penilaian yang kurang baik.

Baca ini : Cara membuat CV Lamaran Kerja yang Profesional

Fungsi CV (Curriculum Vitae) nantinya akan menjadi bahan penilaian dan tolok ukur oleh perusahaan penerima kerja, dalam menentukan kemampuan dan perjalanan hidup seseorang.

2. Pahami Persyaratan Lowongan

Kesalahan selanjutnya adalah lalai dalam memperhatikan syarat-syarat dari lowongan yang diberikan. Akhirnya, banyak pelamar menuliskan isi surat yang keluar dari konteks bahkan ada yang sampai bertentangan.

Pahami kembali apa yang dibutuhkan, mulai dari syarat kelulusan, nilai IPK, batasan usia, keahlian sebelumnya dan semua persyaratan yang dituliskan pada pamflet maupun banner lowongan kerja di internet atau tempat lain. Tujuannya supaya kamu tidak hanya melakukan hal yang sia-sia saja nantinya.

3. Menulis berdasarkan KBBI

Bahasa baku yang digunakan dalam penulisan kata pada surat harus menggunakan Bahasa Baku yang baik dan benar, berdasarkan Kaidah Kamus Besar Bahasa Indonesia (Ejaan yang disempurnakan).

Salah satu penilaian karakter dari pihak perusahaan terhadap para pelamar sangatlah banyak, termasuk didalamnya gaya dan cara penulisan mereka pada surat lamaran. Untuk itu, perhatikan kembali, jika dirasa ada kata-kata yang kurang EYD, silahkan diubah sebelum terlambat.

4. Gunakan kata-kata secukupnya

Jangan samakan isi surat lamaran dengan saat menulis diary, banyak yang salah pada tahap ini. Terlalu panjang dan bertele-tele pada sebuah surat lamaran tidak akan ada gunanya.

Ingat, kamu sedang mengharapkan sesuatu melalui surat tersebut, bukan malah mengisinya dengan tulisan-tulisan yang kurang penting atau tidak cocok sama sekali.

Yang pastinya, gunakan bahasa dan susunan kata yang baik, sopan, ramah, padat, lengkap dan menarik. Tulislah yang penting-penting saja, jangan memanjang-manjangkan isi surat yang hanya akan menimbulkan kesan tidak serius dalam melamar pekerjaan.

5. Tujuan surat

Tuliskan tujuan surat lamaran kamu kemana akan dikirim. Lengkapi dan perhatian baik-baik mulai dari nama perusahaan, nama manager/pemimpin, gelar dan jabatan si penerima surat. Jangan sampai ada ejaan yang salah. Bisa saja nantinya Satu kesalahan kecil yang berakibat fatal.

6. Baca ulang

Setelah selesai menulis surat lamaran tersebut, baca kembali. Ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya kesalahan dalam penulisan, baik ejaan, karakter kosa kata, nama perusahaan dan alamat yang akan dikirim. Jika ternyata ada yang salah, segera diperbaiki. Usahakan juga tidak ada kata yang berulang-ulang.

7. Kertas yang bersih dan rapi

Jika ditulis tangan maupun diketik, pastikan kertas hasil akhir yang akan dikirim tidak kotor, basah, berlipat maupun sobek. Berikan yang terbaik untuk mereka agar feedback yang muncul bisa baik pula. Bagi yang ditulis tangan, jika ada bekas coretan ataupun Tipe-X, lebih baik ganti saja dan buat yang baru.

8. Bisa dibaca

Pastikan tulisan tangan kamu tidak jelek, bagaimanapun harus bisa dibaca dengan lancar oleh pihak yang menerima. Jika kamu merasa tulisan kamu jelek, kamu bisa minta tolong ke teman atau anggota keluarga kamu yang lain, demi memastikan bentuk tulisan yang baik. Namun bila surat tersebut diketik, abaikan saja poin ini.

Penutup

Nah, itulah tadi Sederet Kesalahan yang sering terjadi saat menulis surat lamaran pekerjaan yang harus diketahui dan dihindari. Satu hal yang harus diingat, bahwa surat permohonan yang benar dan baik akan memberi peluang lebih besar untuk diterima.

Setelah surat lamaran dirasa benar dan selesai, silahkan antar atau kirim ke perusahaan tujuan. Untuk secara Online, silahkan baca panduannya : Cara mengirim Surat Lamaran Pekerjaan lewat Email
____________________

Demikianlah 8 kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja, semoga bisa memberi manfaat dan terima kasih telah membaca.

Baca juga :

0 Response to "Hindari 8 Kesalahan ini saat Menulis Surat Lamaran Pekerjaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel