10 Dampak Negatif (Buruk) Berpacaran bagi Pelajar: Siswa/i Harus Tahu!

Dampak Negatif pacaran bagi pelajar di sekolah tentunya pasti sudah disadari semua elemen, baik siswa/i, para guru hingga orangtua. Namun apa jadinya jika kenyataan ini tetap berlanjut, karena semakin hari, seiring perkembangan teknologi dan dunia digital ikut mendorong semakin maraknya kasus pelajar yang Berpacaran di sekolah.

Akibat Negatif Berpacaran Bagi Pelajar di Luar maupun saat di Lingkungan Sekolah

Dampak Negatif (Buruk) Berpacaran bagi Pelajar: Siswa/i Harus Tahu!
Efek samping Pacaran saat sekolah
Akibat Buruk Berpacaran bagi para pelajar juga diakibatkan oleh kurangnya pengontrolan orangtua terhadap pergaulan, penggunaan gadget, kebebasan bergaul hingga kurangnya komunikasi antara anak dan orangtua.

Dampak buruk pacaran bagi para remaja di sekolah, itu disebabkan oleh pengawasan yang minim dari pihak tenaga pengajar maupun pengaman sekolah. Akhirnya, banyak siswa/i yang leluasa menjalin kasih di sekolah, meskipun jam pelajaran sedang berlangsung.

Jika kamu adalah seorang Pelajar Sekolah Menengah (SMP dan SMA), sangat baik kiranya untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja Dampak Negatif berpacaran bagi siswa/i pelajar saat di luar maupun di lingkungan sekolah.

1. Tidak Fokus Belajar

Tidak heran jika banyak para orangtua dan guru yang mengeluhkan bahwa anak / muridnya tidak bisa fokus dalam belajar, baik di rumah maupun di sekolah.

Salah satu penyebabnya tidak lain adalah hubungan asmara. Jika seorang siswa/i telah jatuh dalam lembah asmara yang dalam, sedangkan ia masih seorang pelajar sekolah menengah, maka akan mempengaruhi semua elemen dalam proses pendidikannya.

2. Sering Melamun / Menghayal

Saat di rumah maupun ketika di sekolah, seorang murid akan rentan dengan khayalan. Tidak pasti apa yang dikhayalkan, yang jelas itu berhubungan dengan sang kekasihnya.

Kesalahpahaman dan pertikaian kecil saja sudah bisa menyebabkan seseorang jadi gampang melamun dan murung. Dengan begitu, sangat besar pengaruhnya terhadap proses pembelajaran.

3. Prestasi Anjlok

Prestasi seorang murid mayoritas menurun bahkan anjlok saat dia memiliki kekasih di bangku sekolah. Tidak bisa dipungkiri lagi, kenyataan ini banyak dialami siswa/i yang awalnya berprestasi di kelas atau sekolah, tiba-tiba peringkatnya turun drastis pada semseter-semester berikutnya. Penurunan prestasi juga sangat kuat kaitannya dengan poin 1 dan 2.

4. Kekerasan Fisik

Kamu pasti sering mendengar atau bahkan menyaksikan seorang siswa laki-laki yang mengalami perkelahian dengan laki-laki lain hanya karena hubungan asmara, bukan?.

Siswa A dan B sama-sama jatuh hati dengan 1 perempuan, karena sama-sama keras kepala dan ingin menang, akhirnya keduanya terlibat pertengkaran dan akhirnya saling dendam.

Bukan hanya itu saja. Parahnya lagi, sering juga kejadian ada Laki-laki yang melakukan kekerasan terhadap kekasihnya sendiri, seperti membentak, memaki-maki bahkam menampar, padahal perempuan tersebut adalah Anak Orang.

Terkadang hal ini hanya disebabkan kecurigaan yang dirasakan si laki-laki terhadap pacarnya, mungkin karena selingkuh atau jalan dengan laki-laki lain.

5. S*ksual

Kasus S*eksual selalu menjadi topik mengerikan dan penyakit serius yang kerap terjadi pada lapisan pelajar sekolah menengah di tanah air. Praktek S*eksual yang dilakukan pasangan kekasih seringkali mendatangkan anggapan yang menyedihkan dalam benak kita.

Bagaimana tidak, walaupum kita tidak tahu siapa pelaku dibalik video p*rno yang sering diberitakan di Media Televisi dan Website, serta dengan mudah dan cepatnya video tersebut tersebar, semua orang akhirnya menjadi tahu. Bukannya menjadikan bahan renungan, tapi malah ada juga yang mengikutinya. Miris!

6. Keterlambatan Studi

Nah, ketika seorang siswa/i menjadi tidak fokus belajar dan sering melamun, lalu prestasi anjlok. Dengan begitu, besar peluangnya untuk tidak naik kelas / tidak lulus. Otomatis proses sekolah menengah yang seharusnya 3 tahun menjadi lebih (4/5 tahun). Memang tidak semuanya akan seperti ini, tapi pastinya kamu tidak mau kan, jika nantinya termasuk ke golongan yang terlambat dalam studi?

7. Tidak Bersemangat

Salah satu penyebab berkurangnya semangat belajar dari murid adalah akibat dari permasalahan asmara. Seorang siswa yang tengah jatuh cinta namun dikecewakan. Otomatis akan sakit hati, bersedih dalam waktu yang lama, banyak bermenung dan akhirnya mengubur semangat belajar yang sebelumnya membara.

8. Boros

Pengaruh negatif pacaran bagi pelajar selanjutnya adalah mengubah dirinya menjadi seorang yang boros. Berpacaran di masa sekolah menengah memang dianggap sangat mengasikkan, makanya banyak siswa/i yang menghabiskan waktu untuk jalan-jalan dengan sang kekasih, ketimbang langsung balik ke rumah ketika pulang sekolah.

Mengingat uang jajan Pelajar yang mayoritas masih dari orangtua, tentu saja modal yang digunakan untuk jalan-jalan tersebut adalah uang jajannya sendiri. Akhirnya, banyak siswa yang tidak bisa memanejemeni keuangan miliknya. Mereka cenderung lebih memilih menghabiskan sisa uang yang ada untuk jalan-jalan dibandingkan keperluan yang lainnya.

9. Kebiasaan Berbohong

Dalam dunia asmara, kebohongan akan sesuatu merupakan hal yang lumrah. Emosional yang masih dalam tahap perkembangan, memicu logika dan perasaan seorang siwa sekolah menengah tidak pernah stabil. Salah satu akibatnya adalah kecurigaan terhadap pasangan secara berlebihan.

Akhirnya, jika salah satu pihak dianggap atau dituduh melakukan sesuatu yang berpotensi merusak hubungan, maka pihak yang dituduh akan langsung berbohong (jika memang benar). Nah, sifat ini lambat-laun bisa saja menjadi sebuah kebiasaan yang akan terus di bawa hingga dewasa dan tua.

10. Pernikahan Dini

Salah satu faktor maraknya kasus pernikahan dini adalah terlalu cepat terjatuh dalam dunia asmara. Kita contohkan saja saat ini, dimana siswa/i sekolah yang masih menengah pertama saja sudah tidak ada malunya menjalin hubungan berpacaran secara terang-terangan.

Lebih mirisnya lagi, mereka malah blak-blakan sharing foto-foto yang sejatinya belum layak bagi mereka yang diposting me media sosial dengan lalu lintas sangat ramai (Facebook, WhatsApp, Instagram).

Efek negatif berpacaran bagi pelajar yang satu ini layak untuk diberi perhatian khusus. Sebab kehamilan di luar nikah juga salah satu akibat dari kenyataan miris ini. Orangtua dan Guru harus benar-benar memperhatikan sikap, sifat, perilaku dan kebiasaan anak / muridnya lebih optimal lagi.

Baca Juga :




__________

Nah, itulah tadi 10 Akibat Negatif Pacaran bagi Pelajar. Semoga dengan adanya artikel ini, beriringan pula dengan tumbuhnya kesadaran sebagai bahan pertimbangan bagi siswa/siswi, agar berpikir lagi jika tidak ingin merasakan Dampak Negatif berpacaran bagi pelajar saat masih di bangku sekolah menengah.

Ingat, kita punya cita-cita dan impian di masa depan. Jangan sampai cita-cita tersebut lenyap akibat ganasnya dunia asmara di masa remaja sekarang. Terima kasih dan jangan lupa baca juga artikel lainnya ya..

Sumber Gambar dan Referensi tambahan: Odyssey | Onlymyhealth

0 Response to "10 Dampak Negatif (Buruk) Berpacaran bagi Pelajar: Siswa/i Harus Tahu!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel