Pengertian Analisis Situasi: Jenis dan Langkah-Langkah Analisis Situasi bagi Perusahaan

Secara umum, sebuah perusahaan yang sedang berjalan dan menempuh masa rintisan ataupun perkembangan usaha akan mengalami yang namanya masalah.

Analisis Situasi

Masalah Internal dan Eksternal yang timbul pasti bervariasi, ada yang kecil dan ada pula masalah besar. Salah satu cara memecahkan masalah dan pengambilan keputusan bisa dirumuskan dengan dengan mengikuti Jenis dan Langkah-Langkah Analisis Situasi.

Pengertian Analisis Situasi

Adalah Proses pengumpulan data dan fakta yang dilakukan badan perusahaan untuk merumuskan permasalahan, dan kebutuhan yang harus diantisipasi se-segera mungkin. Dalam prakteknya, perusahaan bisa menerapkan gaya analisa yang disebut Analisis SWOT.

Baca: Pengertian Analisis SWOT dan Contohnya

Analisis ini melibatkan setiap elemen dalam perusahaan, pihak yang terlibat, kegiatan strategi dan taktik yang akan diambil, serta anggaran biaya yang perlu dikeluarkan.

Singkatnya, Analisis Situasi merupakan cara, metode, langkah dan persiapan yang dilakukan untuk memecahkan masalah yang sedang atau telah terjadi, sebagai penghambat perkembangan dan perjalanan sebuah perusahaan dalam mewujudkan visi, misi serta tujuannya.

Jenis-Jenis Analisis Situasi

Proses analisis ini dibedakan menjadi 2 macam, yakni Analisis Internal dan Analisis Eksternal.

Analisa Internal

Merupakan kegiatan dalam meninjau kembali semua persepsi dan tindakan dalam organisasi, antara lain adalah hubungan inpidu, kunci informasi dan badan pengawas.

Analisa ini ditujukan untuk mengidentifikasi bentuk kinerja dan kegiatan yang bersifat strategis. Faktor-faktor yang bisa digunakan dalam menganalisis kinerja adalah:

  • Faktor Tangible: memuat Profibilitas (kemampuan memperoleh Laba), Market Share, biaya produksi dan rencana pengembangan produk baru.
  • Faktor Intangible: antara lain Perilaku Karyawan, keahlian Manajemen dan budaya dalam perusahaan.

Analisis Internal ini akan berkaitan dengan Sumber Daya yang ada di Perusahaan seperti Sumber daya Manusia, Modal dan Sumber daya lainnya.

Analisa Eksternal

Adalah kegiatan peninjauan ulang terhadap penyebab yang berasal dari luar organisasi atau perusahaan. Cakupannya adalah Studi Pustaka, Survei, pengamatan dan analisis isi.

Baca : Pengertian dan Jenis Perusahaan

Analisa ini mencakup faktor-faktor yang datang dari luar perusahaan seperti tingkat persaingan, budaya konsumen (karakteristik, perilaku, selera), peraturan pemerintah, pajak dan pengamatan terhadap ekonomi makro yang memungkinkan terjadinya perubahan situasi.

Langkah-Langkah Analisis Situasi

Untuk menjalankan Penganalisisan ini, ada beberapa langkah yang sekiranya patut untuk diperhatikan, mulai dari Mengidentifikasi masalah, merincikan atau memprioritaskan, hingga memulai memecahkan masalah. Tiga langkah ini harus dilakukan se-optimal mungkin dalam upaya tercapainya tujuan dan hasil yang maksimal.

1. Mengidentifikasi Masalah

Masalah yang terlanjur muncul pasti ada sebab yang jadi pemancing dan akibat yang dihasilkan (sebab-akibat). Umumnya, masalah datang karena rasa ketidakpuasan suatu hal, masalah kecil atau besar baik dari dalam maupun luar perusahaan.

Untuk mengidentifikasinya, kita bisa memakai metode Stair Stepping atau Anak Tangga Permasalahan. Menurut pengalaman pengguna, metode ini bisa merumuskan masalah hingga ke akar nya.

Baca juga : Pengertian Pasar – Lengkap

Untuk menemukan akar masalah yang lebih mendalam, diperlukan penggalian informasi tambahan dari pihak yang bersangkutan soal pokok masalah yang ada. Salah satu cara adalah dengan melakukan wawancara langsung dengan pihak terkait, menganalisa pasar dan membuat kotak saran.

Pertanyaannya, Bagaimana jika masalah yang ada sangat banyak dan tidak berkaitan satu sama lain?

Yang perlu dilakukan pertama adalah mengidentifikasi masalah apa yang paling menonjol dan menimbulkan efek paling jelas, dan prioritaskan masalah tersebut hingga tuntas. Setelah informasi dirasa lengkap dan terpecahkan, barulah melakukan riset terhadap persoalan lainnya yang lebih kecil.

Merelokasikan Masalah menjadi Tugas

Setelah berhasil mengidentifikasi dan merincikan masalah, sekarang saatnya menempatkan posisi masalah menjadi “Hal Penting” dalam perusahaan agar segera dipecahkan. Artinya, perusahaan harus memprioritaskan maslaah tersebut supaya pengaruhnya tidak berdampak lebih besar lagi. 

Manajemen Perusahaan harus segera menunjuk orang atau kelompok untuk membentuk tim khusus sebagai bagian dari perusahaan yang bertugas memecahkan masalah yang ada. Orang-orang yang diangkat bisa dipilih dari luar organisasi maupun pihak dari dalam.

Pemecahan Masalah

Setelah yakin dengan hasil data yang dikumpulkan dan merelokasian masalah, saatnya untuk melakukan pemecahan. Pada tahap ini, pihak yang bertanggung jawab harus memperhatikan dengan seksama terkait segala faktor yang ada.

Yang pertama adalah hasil penggalian secara mendalam yang didapat dari hasil wawancara, kotak saran dan kegiatan terjun ke lapangan yang dilakukan jauh hari. Data tersebut akan diolah dan dirumuskan sesuai kaidah perusahaan maupun permintaan konsumen dan pasar.

Pemecahan ini bertujuan untuk mengembalikan citra perusahaan sebagai perwujudan Etika yang Baik dalam Berbisnis dan menjalankan usaha. Disamping itu, juga bertujuan untuk meminimalisir dan mengantisipasi terjadinya masalah serupa di kemudian hari.

Kesimpulan

Dengan mengetahui Jenis dan Langkah-Langkah Analisis Situasi secara konsisten, maka pemecahan masalah akan berjalan dengan baik serta mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan seputar Pengertian Analisis Situasi, Jenis dan Langkah-Langkah Analisis Situasi bagi Perusahaan. Semoga bisa bermanfaat dan mampu menambah wawasan serta pengetahuan kamu. Terima kasih.

You May Also Like