Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis

Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis - Brand atau merek merupakah salah satu hal yang sudah lumrah didengar. Dengan adanya brand, maka suatu perusahaan tentunya akan lebih dikenal publik karena adanya ciri maupun tanda pengenal dari usaha tersebut. Lagian, sangat jarang juga kita temukan perusahaan ataupun suatu usaha yang tidak memiliki brand atau merek, mungkin hampir tidak ada.
Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis
TAHUKAH ANDA, Nama Adobe berasal dari kata "Adobe Creek", yaitu nama sungai yang mengalir di belakang rumah CEO Founder Adobe, John Warnock.

Brand ataupun merek merupakan salah satu hal yang wajib ada pada perusahaan. Baik bisnis kecil maupun bisnis besar miliaran. Brand adalah logo dari suatu perusahaan, sedangkan merek melambangkan produk yang dimiliki perusahaan tersebut.


Kita semua pasti sering mendengar kalimat-kalimat ini; Aqua, Honda, Coca-cola, Yamaha, Toshiba dan lain-lain. Lalu kita bertanya-tanya, " Kenapa nama-nama tersebut mudah diingat dan melekat di benak kita ? " Tentu saja bukan tanpa tujuan mereka membuat nama-nama tersebut melainkan untuk tetap tertanam dalam benak setiap orang yang pernah mengucapkannya.


Sebelum membuat nama brand pada perusahaan anda sendiri, setidaknya ada 3 poin penting yang kudu diperhatikan terlebih dahulu.

Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis

1. Usahakan tidak lebih dari 4 suku kata

Tujuannya adalah supaya mudah diingat dan tidak mudah terlupakan oleh orang banyak. Kita bisa melihat contoh dari daftar nama brand yang saya tulis diatas, mayoritas hanya menggunakan 1 sampai 2 suku kata saja.


2. Jika tetap ngotot membuat lebih dari 4 suku kata, gunakan Repitisi atau bisa juga singkatan


Misalkan blog ini ingin menciptakan nama brand yang akan dipublikasikan ke massa, maka saya akan membuatnya lebih pendek, sehingga menjadi HABI ( HAKIKAT BISNIS ), atau bisa juga HB ( HAKIKAT BISNIS ). Kesannya lebih singkat dan tentunya lebih mudah untuk diingat dan diucapkan. 


Contoh perusahaan besar yang menerapkan hal seperti ini adalah INTEL, yang diambil dari kata Integrated sebagai INT dan Electronics sebagai EL, maka jadilah INTEL ( Integrated Electronics).


3. Jika ingin membuat nama brand yang panjang, gunakan cara berikut ini


Jangan salah, nama brand yang panjang kerap jadi perusahaan yang sangat ternama dan terkenal. Nama perusahaan tersebut disingkat, namun setelah disingkat malah lebih mudah mendunia. Kita bisa melihat contoh perusahaannya sebagai berikut : Entrepreneur University (EU), Kentucky Fried Chicken (KFC), Young Entrepreneur Academy (YEA), Yuk Bisnis Properti (YBP), . Keren kan ?


Menurut saya, jika ingin membuat nama brand untuk perusahaan kita, lebih baik sesuaikan dengan bahasa di negara tempat kita mendirikan perusahaan tersebut, tidak usah meniru-niru yang takutnya nanti malah bikin ribet. Karena jika perusahaan kita sudah terkenal dan maju, dunia perlahan akan mengenal dengan sendirinya.

Sekian artikel tentang Hal yang harus diperhatikan sebelum membuat Brand Bisnis kita, semoga bisa bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel